Cara Kerja Jam Biologis dan Pengaruhnya pada Kesehatan

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Jam biologis juga dikenal dengan body clock. Pengertian jam biologis adalah mekanisme jadwal kerja seluruh organ tubuh yang berjalan secara otomatis. Nama lain dari sistem ini adalah sistem sirkadian; yaitu sistem yang memastikan keoptimalan kerja organ tubuh sepanjang hari.

Jam biologis tubuh manusia bekerja 24 jam. Bagai sebuah siklus, yang memberi sinyal kepada tubuh kita kapan tubuh harus beristirahat, kapan tubuh harus terjaga, kapan tubuh membutuhkan makanan, dan proses fisiologis lainnya. 

Terganggunya siklus ini dapat berdampak pada kesehatan.

Konsultasi Dokter Spesialis

Untuk informasi lebih mendalam dan cara mengatur ulang jam biologis tubuh, dapat menghubungi dokter umum. 

Namun penyebab kesulitan tidur seringkali melibatkan kejiwaan, oleh karena itu Anda juga dapat konsultasi dengan psikolog maupun psikoterapi.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Cara Kerja Jam Biologis Manusia

Dalam rentang waktu 24 jam, berikut siklus harian alami tubuh manusia:

Pukul 00.00 – 02.59

jam biologis manusia

Pada periode ini, tubuh Anda akan mulai terasa lelah sehingga Anda terdorong untuk beristirahat. Hal ini disebabkan karena pada waktu ini, ada peningkatan produksi hormon melatonin yang menyebabkan tubuh merasa lebih lelah dan mengantuk. 

Selain itu, waktu ini merupakan saat-saat otak membersihkan diri dari zat yang mengalir seharian penuh akibat berpikir dan berkegiatan. Otak juga memproses dan menyimpan informasi yang Anda terima pada hari itu dalam memori jangka pendek dan jangka panjang. Pada jam ini pula, usus menjalankan proses detoksifikasi sehingga Anda dianjurkan untuk menghindari makan dan minum.

Pukul 03.00 – 05.59

Tubuh Anda tetap memproduksi melatonin pada jam ini, meski porsinya semakin berkurang menjelang pagi hari. Jika pada jam-jam sebelumnya energi Anda dipakai untuk menjaga suhu tubuh, ini periode dimana energi Anda dialihkan untuk memperbaiki kulit atau melawan infeksi. Dengan demikian, suhu tubuh Anda akan mencapai titik terendah pada periode ini.

Pukul 06.00 – 08.59 

jam biologis manusia 2

Pada pagi hari tepatnya pada waktu ini, produksi hormon melatonin telah sepenuhnya berhenti. Meski demikian, pembuluh darah cenderung menjadi lebih kaku dan lebih padat yang menyebabkan darah menjadi lebih kental. Hal ini juga mengindikasikan bahwa tekanan darah sedang tinggi-tingginya. 

Bagi yang memiliki gangguan pada jantung dalam bentuk apapun, disarankan untuk menghindari berolahraga pada jam-jam ini karena cenderung rawan serangan jantung.

Pukul 09.00 – 11.59

Periode ini merupakan waktu yang paling baik untuk melakukan aktivitas apapun, entah itu bekerja atau belajar. Pada jam-jam ini, tubuh sedang gencar-gencarnya memproduksi hormon kortisol. 

Fungsi hormon kortisol adalah menjaga tekanan darah agar tetap normal, mengendalikan kadar gula darah, serta mengendalikan stres. Hormon kortisol juga menyediakan energi bagi tubuh, sehingga di rentang waktu ini, Anda tak lagi merasa ngantuk.

Pukul 12.00 – 14.59

jam biologis manusia 3

Pada hari kerja, jam ini sering disebut-sebut sebagai jam-jam kritis lantaran tubuh cenderung akan mengantuk. Hal ini disebabkan karena sehabis makan siang, organ pencernaan Anda akan sibuk mengolah makanan sehingga menurunkan tingkat kewaspadaan. 

Anda tidak dianjurkan untuk mengemudi atau mengoperasikan alat-alat berat pada jam ini.

Pukul 15.00 – 17.59

Pada jam ini, paru-paru dan jantung Anda bekerja secara maksimal. Suhu tubuh juga meningkat secara alami, yang akan berguna jika Anda membutuhkan pemanasan sebelum berolahraga. 

Ditambah lagi, pada sore hari, kondisi otot berada di kondisi paling kuat sehingga berolahraga di sore hari merupakan pilihan yang tepat.

Pukul 18.00 – 20.59

jam biologis manusia 4

Periode ini merupakan saat-saat dimana kerja sistem pencernaan menurun dan tidak sebaik pada siang hari. Oleh karena itu, tidak disarankan untuk makan dalam porsi yang banyak pada jam ini. Hati juga melakukan pembersihan darah dari zat beracun serta memproduksi protein yang diperlukan oleh tubuh secara maksimal.

Pukul 21.00 – 23.59

Idealnya, ini merupakan jam ketika otak Anda memproduksi hormon melatonin atau hormon pemicu kantuk, hanya jika Anda bangun tidur di pagi hari. 

Bagi mereka yang sering begadang dan bangun lebih siang, hormon melatonin akan diproduksi otak pada waktu yang lebih larut. Pada jam ini Anda disarankan untuk bersantai, mengurangi aktivitas, dan bersiap-siap tidur.

Dampak Jam Biologis bagi Kesehatan

Mengabaikan jam biologis dapat berpengaruh pada penurunan kemampuan kognitif seperti daya ingat dan kemampuan konsentrasi. 

Masalah-masalah kesehatan seperti insomnia, obesitas, diabetes tipe 2 atau kencing manis juga dapat muncul. Bahkan, sebuah studi yang diambil dari Biobank Inggris mencatat bahwa terganggunya jam biologis juga dapat berdampak pada kesehatan mental. 

Indikasi ringan dari kesehatan mental yang terganggu karena rusaknya jam biologis tubuh salah satunya adalah pergantian mood yang drastis.

Selain itu, terganggunya jam biologis tubuh juga akan berisiko mengurangi daya tahan tubuh. Hal ini disebabkan karena proses produksi protein menjadi berantakan dan jumlahnya menjadi tidak sesuai dengan yang dibutuhkan oleh sistem imun. 

Melihat rusaknya jam biologis alami tubuh dapat berdampak pada kesehatan dan menimbulkan berbagai gangguan kesehatan fisik maupun mental, ada baiknya untuk mengikuti jadwal jam biologis tubuh alami. Salah satunya dengan bekerja pada siang hari dan beristirahat pada malam hari. 

Tubuh selalu mengeluarkan sinyal-sinyal seperti menguap ketika kekurangan oksigen atau mengantuk, badan pegal saat kelelahan, dan lain sebagainya. Dengan memperhatikan sinyal-sinyal yang dikeluarkan oleh tubuh, Anda akan dapat mengetahui apa yang tubuh butuhkan.

Yang dapat Mengganggu Jam Biologis

Jam biologis natural  tubuh dapat terganggu oleh beberapa hal berikut:

Jadwal tidur tidak tetap

Sebagai masyarakat perkotaan, mungkin jam tidur Anda menyesuaikan dengan kesibukan Anda. Tidur larut malam dan bangun pagi-pagi pada hari kerja kemudian tidur seharian dan bangun pada tengah hari di akhir pekan. Dengan segala macam kesibukan dan tanggung jawab, mungkin siklus tidur seperti ini yang paling masuk akal untuk dijalani. Namun, siklus tidur yang tidak sama setiap harinya dapat mengganggu jam biologis alami tubuh.

Tidur dengan lampu menyala

Jam biologis tubuh bekerja berdasarkan cahaya sekeliling. Berada di ruangan bercahaya terang sering diartikan oleh tubuh sebagai penanda siang hari dan sebaliknya. Oleh karena itu, tidur dengan lampu menyala akan mengecoh jam biologis tubuh.

Selain itu, lampu yang menyala saat tidur dapat mengganggu produksi melatonin sebagai hormon pendorong tidur. Akhirnya tidur pun menjadi tidak berkualitas. Terpapar cahaya terus-terusan sepanjang malam juga dapat berdampak pada hormon yang dalam jangka panjang akan memicu depresi dan kanker.

Penerbangan jarak jauh

Sering bepergian dengan pesawat terbang dalam jarak jauh juga dapat mempengaruhi jam biologis tubuh. Apalagi jika destinasi tersebut memiliki zona waktu yang berbeda dengan Indonesia. Tubuh akan merasa kesulitan untuk tidur di malam hari dan akan mengantuk di siang hari. Kondisi tubuh seperti ini dikenal dengan jet lag. 

Ritme tubuh masih mengikuti kebiasaan di tempat asal namun dipaksa untuk menyesuaikan diri. Perubahan drastis inilah yang menyebabkan terganggunya jam biologis tubuh.

Rutin mengonsumsi kafein pada malam hari

Terlepas dari manfaat-manfaat kafein yang dapat dirasakan tubuh, termasuk menunda kantuk, kafein tidak baik dikonsumsi pada malam hari. Studi membuktikan bahwa sering mengonsumsi kafein beberapa jam sebelum jadwal tidur rutin dapat membuat kemunduran jam biologis tubuh hingga 30 menit. Oleh karena itu, tidak dianjurkan mengonsumsi minuman yang mengandung kafein pada malam hari.

Jadwal kerja tidak tetap 

Beberapa pekerjaan mengharuskan untuk bekerja dalam bentuk shift. Kerja shift menuntut pekerjanya untuk beraktivitas pada waktu yang tidak menentu dan berselang-seling antara siang dan malam. Pekerjaan dengan jenis ini dapat menyebabkan pola makan dan siklus tidur yang tidak teratur sehingga dapat merusak jam biologis tubuh.

Cara Mengatur Ulang Jam Biologis

Tidak perlu khawatir jika jam biologis tubuh Anda sudah terlanjur tidak teratur. 

Cara mengatur ulang jam biologis adalah dengan tidur lebih awal agar Anda dapat bangun lebih awal keesokan harinya. Bagi beberapa orang mungkin akan merasa kesulitan untuk tidur lebih awal, apalagi jika sudah terbiasa tidur larut malam. 

Berikut kiat-kiat untuk membiasakan diri tidur lebih awal:

Kurangi aktivitas di malam hari

Otak yang terus bekerja akan membuat tubuh merasa terjaga dan waspada. Menjelang waktu tidur, jauhkan diri dari aktivitas yang menyibukkan pikiran. Dengan demikian, tubuh akan lebih rileks dan akan lebih mudah terlelap.

Olahraga pada malam hari 

Berolahraga membakar banyak energi dan akan membuat tubuh merasa lelah. Tubuh yang kelelahan akan cenderung lebih mudah tertidur dibanding tubuh yang masih mempunyai banyak energi. Waktu olahraga yang disarankan adalah empat jam sebelum waktu tidur.

Jauhkan perangkat digital

Televisi, laptop, telepon genggam, dan perangkat digital lainnya memancarkan sinar biru. Sinar biru ini dapat menyebabkan gangguan tidur dan mengganggu jam biologis tubuh. Batasi penggunaan perangkat digital terutama pada malam hari agar dapat tidur lebih awal.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0