Hamil Anak Pertama dan Kedua, Ini Perbedaannya

Hamil Anak Pertama dan Kedua, Ini Perbedaannya

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Feb 18, 2021
Update terakhir: Feb 18, 2021

Anda mungkin merasakan perbedaan hamil anak pertama dan kedua. Saat hamil anak pertama, Anda mengkhawatirkan banyak hal karena belum tahu apa yang diharapkan saat kelahiran. Sedangkan saat hamil anak kedua, Anda khawatir karena sudah mengetahui apa yang diharapkan saat kelahiran. 

Anda mungkin tidak merasakan hal yang sama persis dengan kehamilan pertama, karena Anda tidak memiliki saraf pemula yang sama. Ada beberapa hal yang membedakan kehamilan pertama dengan kedua secara fisiologis. 

Hadapi segala tantangan dengan mencari tahu apa yang akan terjadi selama beberapa bulan ke depan. Hubungi dokter spesialis kandungan jika Anda mengalami masalah selama kehamilan anak kedua. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Perbedaan Fisik dan Mental Hamil Anak Pertama dan Kedua

Kehamilan anak kedua memang memiliki perbedaan. Anda akan menghadapi beberapa perbedaan yang mengejutkan, baik dari segi fisik maupun mental. Anda juga perlu membantu mempersiapkan anak Anda yang lain untuk mengenal bayi yang baru lahir. 

Simak perbedaan hamil anak pertama dan kedua dari segi fisik dan mental di bawah ini.

Perbedaan Fisik

Perbedaan hamil anak pertama dan kedua secara fisik, Anda akan menyadari bahwa Anda mengalami banyak sensasi perut mengembang dan tertarik sekitar sebulan lebih cepat daripada saat kehamilan pertama. 

Kondisi tersebut terjadi karena rahim cenderung tidak mau mengempis setelah meregang sebelumnya. Juga karena Anda lebih menyadari akan apa yang Anda rasakan. Anda dapat mengenali gerakan janin sekitar satu bulan sebelumnya.

Perawatan prenatal yang Anda dapatkan akan serupa dengan perawatan pada kehamilan pertama. Setiap kehamilan itu unik dan membutuhkan tingkat perawatan yang sama. Anda harus melakukan pemeriksaan prenatal pada frekuensi yang sama seperti yang dilakukan pada kehamilan sebelumnya. Anda akan menjalani pemeriksaan dasar yang sama dengan sebelumnya. 

Jika Anda mengalami komplikasi pada kehamilan pertama, mungkin ada perlu meningkatkan pemantauan pada kehamilan kedua. Contohnya jika Anda menderita diabetes gestasional pada kehamilan pertama, sebaiknya lakukan pemantauan lebih atau lebih awal pada kehamilan kedua.

Menjadi multipara atau pleuripara, yaitu wanita yang pernah melahirkan, membuat Anda berpotensi mengalami kontraksi Braxton-Hicks (kontraksi palsu) lebih sering dan mungkin lebih menyakitkan, terutama menjelang akhir kehamilan. 

Perbedaan Emosional dan Mental

Di kehamilan pertama, Anda mungkin menghabiskan banyak energi mental dan emosional untuk mempersiapkan kelahiran anak pertama. Sedangkan di kehamilan kedua, Anda mungkin merasa tidak merasakan secara emosional dari kehamilan kedua. Ini adalah reaksi yang normal dan bukan indikasi bahwa Anda tidak mencintai bayi Anda. Pasangan Anda juga mungkin akan kurang antusias dengan kehamilan kedua. 

Para ibu mungkin mengkhawatirkan tidak memberi cukup kasih untuk anak yang lain. Ingatlah bahwa setiap anak berbeda serta memiliki bakat, karakteristik, dan keunikannya sendiri. 

Cinta bukanlah angka yang terbatas, melainkan emosi yang tidak pernah berakhir. Jadi luangkan waktu Anda untuk jatuh cinta dengan bayi Anda yang baru lahir, tapi itu bisa saja terjadi bahkan dengan bayi pertama.

Normalkah Kekhawatiran Meningkat di Persalinan Kedua?

Ibu yang baru pertama kali melahirkan mungkin mengkhawatirkan proses kelahiran karena mereka tidak tahu apa yang diharapkan, sedangkan ibu yang kedua kali melahirkan merasa khawatir karena mereka tahu apa yang diharapkan. 

Mencemaskan kelahiran yang akan datang sangat normal. Terlepas dari kenyataan bahwa Anda pernah melahirkan sebelumnya, wajar untuk mempertanyakan bagaimana kelahiran kali ini. Itu mungkin termasuk mencoba menghindari beberapa hal yang terjadi sebelumnya atau memastikan bahwa kelahiran kedua berjalan seperti yang pertama.

Banyak ibu yang melahirkan untuk kedua kalinya mencemaskan persalinan karena pengalaman sebelumnya. Satu hal cara untuk mengurangi kekhawatiran tentang persalinan yang akan datang dan meningkatkan keterikatan emosional yakni dengan menghadiri rangkaian kelas persalinan lainnya.

Perbedaan Hamil Anak Pertama dan Kedua

Sebelumnya sudah dibahas tentang perbedaan dari segi fisik dan mental antara kehamilan pertama dan kedua. Berikut ini perbedaan yang lebih detail terkait kehamilan pertama dan kedua yang perlu Anda perhatikan, di antaranya:

1. Waktu Hamil Terasa Lebih Cepat

Kebanyakan penghitung waktu di kehamilan kedua terasa lebih cepat, karena terbiasa dengan gejala awal kehamilan dan sudah mengenalinya. Meskipun demikian, gejalanya sendiri mungkin berbeda dari sebelumnya. Anda mungkin mengalami lebih banyak atau lebih sedikit morning sickness (mual di pagi hari), masalah perut lainnya, atau frekuensi kencing yang lebih atau kurang.

2. Beberapa Gejala Kurang Terasa

Anda mungkin memperhatikan bahwa kesengsaraan umum seperti tidak nafsu makanan dan pembesaran payudara tampaknya tidak terlalu parah pada kehamilan kedua. Kekhawatiran Anda mungkin juga menurun dan lebih rileks, karena Anda sudah pernah menjalani persalinan. 

3. Ukuran Perut Lebih Cepat Berubah

Karena otot perut dan rahim Anda meregang selama kehamilan pertama, otot perut dan rahim akan lebih longgar di kehamilan kedua. Itu berarti otot perut dan rahim tidak mampu menahan benda dengan cukup kuat. Ukuran perut Anda mungkin lebih besar dan terlihat perubahannya lebih cepat dari sebelumnya. 

4. Ukuran Perut Lebih Besar

Karena otot rahim Anda tidak sekencang dulu dan karena ini adalah kehamilan anak kedua, ketiga atau keempat, perut Anda cenderung lebih besar daripada saat kehamilan anak pertama. Perut yang besar berpotensi lebih banyak menyebabkan sakit punggung dan sakit kehamilan lainnya.

5. Gerakan Janin Lebih Cepat

Pada kehamilan pertama, Anda baru merasakan gerakan janin pada bulan ke-5. Pada kehamilan kedua, Anda lebih cepat merasakan gerakan janin, yakni pada bulan ke-4, karena Anda cenderung lebih waspada terhadap tendangan bayi. 

6. Kontraksi Braxton-Hicks Lebih Intens

Persiapkan diri Anda untuk menghadapi kontraksi Braxton-Hicks (kontraksi palsu). Pada kehamilan kedua, Anda mungkin mengalami kontraksi yang lebih nyata atau intens.

7. Rasa Sakit Setelah Melahirkan Lebih Parah

Kontraksi pasca persalinan adalah cara tubuh mengecilkan rahim kembali ke ukuran semula. Karena rahim menjadi lebih besar pada kehamilan kedua, prosesnya mungkin terasa lebih menyakitkan daripada persalinan pertama. 

8. Lebih Mudah Menyusui Anak Kedua

Meskipun Anda tidak berhasil menyusui bayi pertama Anda, sebuah penelitian menunjukkan bahwa ASI lebih mudah keluar saat melahirkan bayi kedua daripada bayi pertama. Konsultasikan dengan dokter atau bidan Anda tentang rencana Anda, sehingga Anda dapat mempersiapkan banyak hal sebelum bayi lahir.

Itu dia perbedaan hamil anak pertama dan kedua. Sebaiknya, nikmatilah kehamilan kedua dan cobalah untuk rileks dan beristirahat. Hubungi dokter spesialis kandungan jika Anda menghadapi masalah selama kehamilan kedua.

Referensi:
Tommy's Pregnancy Hub (2019). How does a second pregnancy differ from the first?
Robin Elise Weiss, Reviewed by Anita Sadaty (2019). Very Well Family: Differences Between First and Second Pregnancy.
Heidi Murkoff (2018). What to Expect: 10 Ways Your Second Pregnancy May Be Different From Your First.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0