infantile esotropia

Infantile esotropia: Penyebab, gejala, dan pengobatan

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Infantile esotropia adalah kondisi mata langka yang menyerang sekitar 0.25% bayi baru lahir di Singapura. Baca untuk mencari tahu lebih lanjut tentang penyebab, gejala, dan opsi pengobatannya. 

Ketika Anda merasa Anda sudah cukup membaca dan meneliti tentang semua penyakit dan kondisi yang bisa diderita oleh anak Anda: sesuatu hal muncul dengan istilah yang sangat asing untuk Anda. Pernahkah Anda mendengar tentang infantile esotropia?

Kami mendatangi dr. Zena Lim, Konsultan Oftalmologi, Bedah Mata Dewasa dan Pediatrik, Focal Eye Centre / The Children’s Eye & ENT Centre, Mt. Elizabeth Novena Specialist Centre, untuk memberikan kami lebih banyak informasi mengenai kondisi langka ini dan bagaiman mengobatinya.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa itu infantile esotropia?

Infantile esotropia, juga dikenal sebagai esotropia kongenital, adalah ketika salah satu atau kedua mata seorang anak menjorok ke dalam. Orang awam banyak menyebut kondisi ini sebagai mata juling.

Infantile esotropia dapat terdiagnosa antara waktu setelah kelahiran hingga tahun pertama kehidupan seorang bayi.

Apa yang menyebabkan infantile esotropia?

Dr. Lim menjelaskan bahwa penyebab pasti infantile esotropia masih belum diketahui, namun diperkirakan akibat kegagalan mekanisme kontrol gerakan mata pada otak yang tidak bisa berkembang secara maksimal.

Terdapat beberapa faktor resiko yang meningkatkan kemungkinan terjadinya infantile esotropia:

  • Riwayat mata yang tidak selaras (juling) dalam keluarga
  • Kelahiran prematur
  • Keterlambatan perkembangan
  • Kejang
  • Predisposisi genetik
  • Hidrosefalus

Meskipun demikian, sebagian besar anak-anak tidak memiliki riwayat mata juling dalam keluarga dan tidak memiliki kondisi medis lain yang terkait.

infantile esotropia

Seberapa umum infantile esotropia di Singapura?

Dr. Lim menyatakan bahwa kondisi ini merupakan kondisi mata yang langka. Laporan menunjukkan kisaran bayi dengan infantile esotropia berada pada 25 per 10,000 kelahiran (0.25%) hingga 1%. Di Singapura, insiden ini lebih dekat ke angka 0.25%.

Bagaimana cara mengobati infantile esotropia?

Tidak ada ibu yang ingin anak kesayangan mereka menjalani operasi. Namun, menurut Lim, sayangnya pengobatan yang paling efektif untuk infantile esotropia adalah operasi otot mata (operasi strabismus) untuk menyelaraskan mata kembali. Terkadang, dokter mata meresepkan percobaan kacamata berdaya tinggi untuk mengevaluasi apakah kacamata dapat meluruskan mata. Namun, infantile esotropia utamanya adalah kondisi bedah yang membutuhkan operasi, sebaiknya sebelum usia 2 tahun. Hal ini untuk memastikan perkembangan stereopsis (penglihatan 3D) hingga tingkat tertentu. 

Penting untuk melakukan operasi sedini mungkin untuk dapat memastikan kedua mata bekerja dengan baik. Operasi yang dilakukan pada anak di bawah usia 2 tahun dilaporkan dapat memberikan prognosis visual yang lebih baik. Meskipun demikian, melakukan operasi terhadap anak-anak usia dini lebih sulit karena mereka memiliki wajah yang lebih kecil, dengan demikian otot matanya juga lebih kecil.

Dan tahukah Anda? Botoks memiliki manfaat lain selain membuat Anda awet muda. Ya, Anda tidak salah – Botoks! Baru-baru ini, Botoks (pada otot mata) telah digunakan untuk mengobati kasus-kasus infantile esotropia tertentu.

Komplikasi potensial

Operasi korektif untuk infantile esotropia bisa memicu komplikasi berikut ini:

  • Koreksi keselarasan mata yang terlalu banyak atau terlalu sedikit
  • Infeksi
  • Perforasi sklera (kejadian yang sangat langka)
  • Reaksi alergi
  • Bekas luka konjungtiva
  • Kista inklusi konjungtiva
  • Perubahan pada posisi kelopak mata
  • Otot yang hilang atau meleset

Dapatkan infantile esotropia dicegah?

Dr. Lim mengatakan bahwa pencegahan tidaklah mungkin karena ini merupakan kondisi yang terjadi di masa awal kehidupan anak, biasanya ketika masih bayi sehingga tidak dapat dicegah.

Apakah anak-anak harus menggunakan kacamata karena infantile esotropia?

Infantile esotropia tidak dapat disamakan dengan rabun dekat atau rabun jauh. Kecuali anak tersebut menderita rabun dekat atau jauh, kondisi ini tidak menjamin penggunaan kacamata.

Kondisi yang terkait dengan infantile esotropia

Banyak anak yang memiliki kondisi ini pada akhirnya mengembangkan divergensi vertikal pada tingkat tertentu – mata yang selalu mengarah ke atas: biasanya lebih menonjol di satu mata.

Dalam catatan kesimpulan, Dr. Lim ingin mengatakan hal ini pada semua orang tua:

Jangan menunda pergi ke dokter jika Anda berpikir anak Anda memiliki tanda-tanda infantile esotropia. Banyak orang tua yang anaknya memiliki kondisi ini berharap bahwa seiring berjalannya waktu, ketidakselarasan mata anak mereka akan menghilang dengan sendirinya dan masalah yang mereka derita dapat terselesaikan dengan sendirinya. Sayangnya, jika infantile esotropia dibiarkan tanpa pengobatan dapat merugikan pandangan 3D dan memicu isu-isu sosial yang signifikan dan tidak perlu bagi anak di sekolah. Jika esotropia dikoreksi melalui operasi sebelum berusia 2 tahun, anak memiliki peluang lebih besar untuk mengembangkan kemampuan menggunakan kedua mata secara bersamaan.

Diterjemahkan dari artikel “Infantile Esotropia: Causes, Symptoms and Treatment”.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0