Mengenal Vaksin Corona Sinovac yang Mendarat di Indonesia

Mengenal Vaksin Corona Sinovac yang Mendarat di Indonesia

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Ditinjau oleh: dr. Qanissa Afianti Razzqy
Publish tanggal: Des 10, 2020
Update terakhir: Jan 25, 2021

Perlombaan banyak negara untuk memproduksi vaksin Covid-19 masih berlanjut. China tampaknya telah membuat langkah besar dengan memproduksi vaksin corona Sinovac. Vaksin ini juga sudah merambah ke luar negeri, termasuk Indonesia. 

Jenis vaksin corona Sinovac atau CoronaVac telah tiba di Indonesia pada hari Minggu (6/12/2020). Pengiriman vaksin CoronaVac ini merupakan produksi dari perusahaan biofarmasi Sinovac Biotech Ltd. yang berbasis di Beijing telah tiba di Indonesia. Kedatangan vaksin ini sekaligus untuk persiapan rencana vaksinasi massal dengan dosis 1,8 juta lagi akan tiba pada bulan Januari.

Namun, CoronaVac belum menyelesaikan uji coba tahap akhir yang menimbulkan banyak pertanyaan. Apa itu vaksin corona Sinovac? Seberapa efektif kah vaksin ini? Apa saja efek sampingnya? Simak informasi selengkapnya di bawah ini. 

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Apa Itu Vaksin Sinovac?

Sinovac atau CoronaVac adalah vaksin buatan perusahaan Sinovac Biotech Ltd. yang berpusat di Beijing, China. Seperti negara-negara lain di dunia, China berlomba untuk mengembangkan vaksin Covid-19. Empat vaksin sudah memasuki uji coba tahap ketiga dan terakhir uji klinis, termasuk vaksin Sinovac.

Sebuah penelitian di jurnal ilmiah The Lancet menunjukkan hasil bahwa ini hanya tahap percobaan pertama dan kedua dari salah satu dari keempat vaksin buatan China.

Menurut laporan, CoronaVac dari Sinovac Biotech mampu memicu respon imun dengan cepat. Meskipun penelitian pada bulan April dan Mei tahun ini tidak memberikan persentase dari tingkat keberhasilan yang signifikan. Hingga saat ini belum ada data publikasi dari uji coba fase 3 skala besar.

Menurutnya, angka 97% mengacu pada rasio serokonversi yang belum tentu sama dengan efisiensi, karena angka serokonversi yang tinggi tidak serta merta berarti vaksin secara efektif melindungi manusia dari Covid-19. Berbeda dengan vaksin Moderna terbukti 94,5% efektif dan vaksin Pfizer/BioNTech 95% efektif.

Perbedaan Vaksin Sinovac dan Vaksin Lain

CoronaVac adalah produksi vaksin dari virus Sars-CoV-2 nonaktif. Cara kerja vaksin ini menggunakan partikel virus yang telah mati untuk mengekspos sistem kekebalan tubuh terhadap virus tanpa menimbulkan risiko penyakit serius sebagai respons.

Berbeda dengan CoronaVac, vaksin Moderna dan Pfizer adalah vaksin mRNA. Ini berarti bagian dari kode genetik virus corona disuntikkan ke dalam tubuh untuk memicu tubuh mulai menciptakan protein virus, tetapi bukan keseluruhan virus, cukup untuk melatih sistem kekebalan dalam menyerang virus.

Mengutip Associate Prof Luo Dahai dari Nanyang Technological University kepada BBC, CoronaVac adalah vaksin yang lebih tradisional dan berhasil pada vaksin terkenal seperti rabies. Vaksin mRNA adalah jenis vaksin baru yang hingga saat ini belum ada contoh yang berhasil dalam populasi.

Vaksin Sinovac Memungkinkan di Negara Berkembang

Salah satu keunggulan utama vaksin Sinovac adalah dapat disimpan di lemari es standar pada suhu 2°C hingga 8°Celcius. Seperti vaksin Oxford yang dibuat dari virus rekayasa genetika yang menyebabkan flu biasa pada simpanse. Sementara vaksin Moderna perlu berada pada suhu -20°C dan vaksin Pfizer pada suhu -70°C.

Ini berarti vaksin Sinovac dan Oxford-AstraZeneca jauh lebih berguna bagi negara berkembang yang kemungkinan tidak dapat menyimpan vaksin dalam jumlah besar dan suhu rendah.

Seberapa Efektif Vaksin Sinovac?

Menurut sebuah jurnal penelitian di The Lancet, saat ini mereka hanya memiliki informasi dari uji coba fase pertama dan kedua CoronaVac. Kutipan tersebut mengatakan bahwa hasil uji coba pada 144 peserta dalam uji coba fase pertama dan 600  peserta dalam uji coba fase kedua, CoronaVac cocok untuk penggunaan darurat.

Pada bulan September, Mr Yin dari Sinovac mengatakan telah ada tes pada lebih dari 1.000 peserta, beberapa peserta (tidak lebih dari 5%) hanya menunjukkan kelelahan ringan atau ketidaknyamanan setelah melakukan vaksinasi.

Dilaporkan bahwa uji coba tahap akhir pada awal bulan Oktober di Brasil memiliki jumlah kematian tertinggi kedua di dunia. Uji coba ini sempat berhenti sebentar pada bulan November setelah melaporkan kematian seorang sukarelawan, tetapi berlanjut setelah kematian itu ternyata tidak berkaitan dengan vaksin.

Prof Luo Dahai menjelaskan bahwa sulit untuk berkomentar tentang tingkat efektivitas vaksin pada saat ini, mengingat terbatasnya informasi yang tersedia. Berdasarkan data awal, CoronaVac kemungkinan menjadi vaksin yang efektif, tetapi perlu menunggu informasi dari hasil uji coba fase ketiga untuk membuktikan bahwa vaksin aman dan efektif untuk digunakan pada tingkat populasi.

Berapa Dosis Vaksin yang Bisa Dihasilkan Setahun?

Sinovac Biotech akan memproduksi 300 juta dosis dalam setahun di pabrik produksi seluas 20.000 m2. Seperti semua vaksin lainnya, vaksin ini membutuhkan dua dosis. Hal ini berarti saat ini hanya memadai untuk 150 juta orang per tahun. Vaksin Sinovac telah dikirimkan ke Indonesia dan Sinovac telah mendapatkan kesepakatan lain dengan negara Turki, Brasil, dan Chili.

Dari sekian banyak vaksin yang diproduksi oleh berbagai negara, jenis vaksin yang akan diluncurkan pertama kali dalam skala besar masih harus diteliti lebih lanjut. Persetujuan dan produksi massal akan menjadi tantangan berikutnya. 

Kisarah Harga Vaksin di Indonesia

Vaksin Sinovac yang berasal dari China ini menjadi vaksin covid-19 pertama yang mendarat di Indonesia. Pemerintah mendatangkan 1,2 juta dosis vaksin di tahap pertama. Kemudian rencana kedatangan 1,8 juta dosis di tahap kedua.

Vaksin buatan Sinovac Biotech ini telah melewati uji klinis ketiga di Brasil. Perusahaan tersebut juga bekerja sama dengan Bio Farma untuk melakukan uji klinis ketiga di Indonesia.

Airlangga Hartarto, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian mengatakan dalam siaran langsung di CNBC Indonesia, Selasa (15/9), harga vaksin Sinovac akan dibanderol sekitar 10 USD sampai 20 USD atau sekitar Rp141.000 sampai Rp282.000 per dosis. 

Harga vaksin Sinovac masih jauh lebih tinggi daripada vaksin Oxford yang hanya dibanderol 4 USD per dosis atau sekitar Rp56.500, tetapi lebih rendah daripada vaksin Moderna yang dibanderol dengan harga 33 USD per dosis atau sekitar Rp465.300. 

Moderna mengatakan mereka akan mengirimkan 500 juta dosis pada tahun 2021. AstraZeneca mengatakan akan memproduksi 700 juta dosis pada akhir kuartal pertama tahun 2021.

Itu dia penjelasan singkat seputar vaksin corona Sinovac yang perlu Anda ketahui. Apabila Anda memiliki gejala COVID-19, hubungi penyedia layanan kesehatan.

Referensi:
BBC News (2020). Covid-19: Chinese vaccine 'successful in mid-stage trials'.
BBC News (2020). Covid: What do we know about China's coronavirus vaccines?
Maïthé Chini. The Brussels Times (2020). Chinese Sinovac Covid-19 vaccine is 97% effective, Bio Farma says.
CNN Indonesia (2020). Daftar Estimasi Harga Vaksin Corona di Indonesia.
Luthfia Ayu Azanella. Kompas (2020). Mengenal Vaksin Sinovac yang Telah Tiba di Indonesia. 

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0