hand sanitizer

Sabun dan Hand Sanitizer, Mana yang Ampuh Bunuh Kuman?

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Daftar Isi

Meskipun bukan termasuk rahasia menjaga imunitas tubuh, mencuci tangan dengan sabun adalah salah satu langkah awal yang bisa Anda lakukan untuk mencegah terjadinya penyebaran virus, khususnya COVID-19

Selain sabun, Anda juga bisa menggunakan hand sanitizer yang lebih praktis. 

Antara sabun dan hand sanitizer, manakah yang paling ampuh untuk membunuh kuman dan bakteri? 

cara mencuci tangan dengan benar

Jawabannya, bukan keduanya… jika Anda tidak mencuci tangan dengan teknik yang benar.

Butuh rekomendasi, buat janji dokter atau cek kisaran biaya?​

Pakai layanan gratis Smarter Health.

Panduan Detail Mencuci Tangan 

Ada perbedaan antara prosedur mencuci tangan dengan Sabun dan hand sanitizer. Ikuti langkah-langkah berikut ini untuk mendapatkan kebersihan tangan yang optimal. 

Mencuci Tangan dengan Sabun

mencuci tangan dengan sabun

Berikut cara mencuci tangan dengan sabun yang baik dan benar:

  1. Basahi kedua tangan dengan air bersih, kalau bisa pakai air hangat.
  2. Oleskan sabun ke permukaan telapak tanganmu, gunakan sabun secukupnya saja, kira-kira sebesar uang koin jika kamu menggunakan sabun cair.
  3. Gosok kedua permukaan kedua tanganmu yang dilakukan bergantian, Anda hanya perlu menggosok secara perlahan dengan benar.
  4. Gosok bagian sela-sela jari tangan sampai semuanya terkena sabun.
  5. Gosok area punggung tangan sampai bersih dan terkena sabun.
  6. Bersihkan ujung jari secara bergantian, akan lebih baik kalau Anda membersihkan sampai ke bagian dalam kuku yang terlihat kotor.
  7. Jika sudah yakin bersih, segera bilas dengan air bersih yang mengalir.
  8. Setelah selesai mencuci tangan, gunakan tisu kering atau handuk bersih untuk mengeringkan tangan yang masih basah.

Berapa lama harus mencuci tangan dengan sabun? World Health Organization (WHO) menyarankan mencuci tangan setidaknya 2x lagu selamat ulang tahun, atau minimal 20 detik.

Mencuci Tangan dengan Hand Sanitizer

mencuci tangan dengan hand sanitizer

Hand sanitizer adalah cairan pembersih tangan yang mengandung bahan aktif alkohol sehingga mampu menghambat pertumbuhan bakteri sampai membunuhnya (antibakteri). 

Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, menyarankan agar memakai hand sanitizer yang mengandung minimal 60% alkohol

Berikut cara menggunakan hand sanitizer yang baik dan benar:

  1. Semua bahan organik yang terlihat, seperti kotoran atau bekas makanan harus dihilangkan dari tangan sebelum menggunakan hand sanitizer
  2. Oleskan hand sanitizer secukupnya ke telapak tangan, kira-kira sebesar uang koin karena Anda tidak akan menggunakan air. 
  3. Gosok hand sanitizer sampai menutup seluruh permukaan tangan dan jari. Kalau bisa tekniknya sama dengan saat Anda mencuci tangan pakai sabun.
  4. Gosok sampai cairan atau gel hand sanitizer sudah menyerap ke kulit Anda.

Jangan memegang sesuatu sebelum hand sanitizer menyerap ke kulit, kira-kira sekitar 20 detik. Hal ini dilakukan supaya fungsinya dapat bekerja dengan baik, terutama dalam membasmi kuman dan bakteri. 

Kapan Harus Cuci Tangan?

Singkatnya, ketika Anda tidak bisa melakukan self quarantine.

Dengan kata lain, Anda harus keluar rumah untuk bekerja atau belanja keperluan rumah tangga. 

Pelajari kapan Anda harus mencuci tangan menurut CDC dan WHO:

  • Setelah bepergian.
  • Sebelum dan setelah makan.
  • Setelah naik kendaraan umum.
  • Setelah mengganti popok anak. 
  • Sebelum dan setelah membersihkan luka.
  • Setelah menyentuh atau membuang sampah. 
  • Setelah menggunakan toilet, terutama toilet umum.
  • Setelah menyentuh barang-barang di tempat umum.
  • Setelah menggunakan tangan untuk batuk atau bersin.
  • Setelah menyentuh tubuh, makanan, atau kotoran binatang.
  • Sebelum, selama, dan setelah menyiapkan hidangan makanan atau minuman.
  • Sebelum dan setelah merawat seseorang yang sedang sakit, terutama muntah dan diare.

Sabun dan Hand Sanitizer, Mana yang Lebih Baik?

Mencuci tangan dengan sabun adalah cara terbaik untuk menghilangkan kuman dan bakteri di sebagian besar situasi dan kondisi. 

Selain memang, mencuci tangan dengan sabun dan air lebih diutamakan ketimbang hand sanitizer

Hanya saja, karena tidak di semua tempat terdapat keran yang bisa digunakan untuk mencuci tangan, misalnya setelah kamu membayar belanjaan dengan uang tunai di minimarket, maka hand sanitizer boleh menjadi alternatif.

Sebab, produk hand sanitizer mengandung alkohol yang fungsinya mirip antiseptik.

Jika tidak ada sabun dan air mengalir, Anda boleh menggunakan hand sanitizer yang mengandung alkohol minimal 60% alkohol. Jumlah kandungan alkohol ini bisa Anda lihat di label kemasan produk. 

Menggunakan hand sanitizer di saat-saat kepepet memang paling efisien untuk mengurangi jumlah kuman dan bakteri yang menempel di tangan. Hanya saja hand sanitizer tidak mampu 100% membunuh semua jenis kuman. Misalnya di saat tanganmu masih tersisa bekas makanan atau tanah setelah bercocok tanam. 

Selain itu, hand sanitizer belum mampu menghilangkan bahan kimia berbahaya di tangan, seperti pestisida dan logam berat. 

Kembali lagi dengan pertanyaan lebih baik mana antara sabun dan hand sanitizer?Mencuci tangan dengan sabun lebih direkomendasikan agar tangan bersih optimal. Namun, tidak ada salahnya menggunakan hand sanitizer saat bepergian, sampai Anda menemukan sumber air dan sabun.

Sebarkan info ini:

Share on whatsapp
Share on facebook
Share on twitter
Share on linkedin
Share on email

Info Kesehatan Terkait

Tinggalkan komentar

Your compare list

Compare
REMOVE ALL
COMPARE
0